Invent

Blog


Self Esteem


Self esteem merupakan penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri, baik berupa penilaian negatif maupun penilaian positif yang akhirnya menghasilkan perasaan yang membawa kepercayaan diri dalam mejalani kehidupan. Tentu saja dalam diri kita jika memiliki self esteem yang positif akan sangat membantu dalam karir. Sedangkan dengan penilaian negative kita dapat mengetahui kelemahan diri yang perlu diperbaiki.

Kita harus berupaya meningkatkan self-esteem, tetapi tentunya dengan proporsional sehingga tidak over confidence yang justru malah sering merugikan diri sendiri. Berikut ini adalah beberapa tips untuk meningkatkan self-esteem

  1. Buatlah keyakinan “saya bisa” karena akan membuat kita fokus pada kekuatan yang kita miliki, hal ini sebagai modal kita untuk melangkah lebih maju.
    1. Buat daftar point nilai–nilai positif pada diri kita, karena melalui nilai – nilai positif yang kita punya dapat membangun kepercayaan diri dan membuat kita selalu bersemangat.
  1. Bertemanlah dengan orang yang optimis, karena dengan sendirinya akan membangun sikap optimis dan positif dalam keseharian kita.
  1. Buat daftar apa yang ingin kita capai dan apa yang ingin kita lakukan. Tumbuhkan nilai–nilai keberanian dan keyakinan bahwa dengan kemampuan yang kita miliki, kita bisa meraih itu semua.
  1. Jangan terlalu mendengarkan pendapat yang negatif, karena tidak semua orang mengerti dan mengenal kepribadian kita, kecuali memberikan input yang membangun diri kita lebih baik.
  1. 6.    Sikapilah kegagalan dengan bijaksana, karena tidak menjadi masalah seberapa sering kita gagal, yang sering adalah seberapa sering kita bangkit. The world never wait for us!  
  1. 7.    Ingatlah kesuksesan anda di masa lalu yang dapat memberikan energi positif bagi anda, gunakan sebagai batu lompatan untuk mencapai kesuksesan berikutnya.
  1. 8.    Jangan menunda untuk melakukan tindakan, karena dengan tindakan maka keyakinan kita akan semakin kuat.
  1. Menerima diri sendiri, yang terkadang memang sulit. Tetapi percayalah bahwa kita diciptakan begitu sempurna untuk menghadapi segala permasalahan dalam kehidupan dan karir.

10. Hargai kepentingan diri sendiri, sebelum berpikir untuk membantu membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur, meskipun sederhana namun makna dan kekuatannya sangat besar untuk diri kita.

Read more...


Menulis CV yang Baik


Apa itu CV? CV (curriculum vitae),sederhananya, merupakan media bagi Anda untuk ‘menjual diri’ Anda kepada perusahaan yang Anda lamar.

Melalui CV, Anda menciptakan kesan pertama perusahaan atas diri Anda. Jadi, buatlah CV yang mampu merepresentasikan identitas, kpribadian, dan kelebihan Anda.

Tidak ada cara/template baku dalam mnyusun CV. Jika Anda mampu menyusun template ciri khas Anda, justru akan lebih baik lagi.Personalize your own CV!

Ada banyak ide template CV yang bisa Anda temui di internet. Jangan copy-paste ya. Coba kreasikan dan kombinasikan sesuai dengan kebutuhan

  1. Be concise! Sebaiknya, CV Anda tidak lebih dari dua halaman ukuran A4. Singkat, padat, dan semua infromasi terangkum secara jelas dan ‘menjual’.
  2. Justru CV yang terlalu panjang dan bertele-tele kemungkinan kecil berpeluang untuk dibaca seluruhnya. So, be straight to the point!
  3. Buatlah template CV Anda, sehingga saat melamar pekerjaan pada perusahaan yang berbeda, Anda bisa mnyesuaikannya sesuai dgn kriteria/karakter perusahaan yang Anda lamar.
  4. Spacing, aligning dan layout sangat penting saat Anda menulis CV agar mampu mencipatkan kesan positif dan profesional.
  5. Pastikan CV Anda sesempurna mungkin tanpa ada salah eja, penggunaan jargon, bahasa yang tidak baku, dan salah tata bahasa.
  6. Hindari penggunaan kata pengganti orang pertama seperti “saya”. Lebih baik “Bertanggung jawab akan..” dbanding “Saya bertanggung jawab akan..”
  7. Jabarkan personal information, educational background, working experience, interest dan achievements, skills, career objective dan reference.
  8. Tonjolkan kelebihan dan pengalaman Anda sesuai dengan pekerjaan yang Anda lamar. Misal, posisi PR Consultant, maka tonjolkan communication skillswriting dan reporting skills, dan lain-lain.
  9. Dalam working experience, selain menulis periode kerja, nama perusahaan, yang lebih penting adalah menjabarkan tugas dan tanggung jawab pekerjaan Anda.

10. Jika Anda memiliki pengalaman organisasi/kerja dan prestasi yang cukup banyak, pilihlah beberapa di antaranya yang mampu ‘menjual’ Anda untuk pekerjaan yang dilamar.

Jangan lupa cantumkan setidaknya dua reference yang mampu merekomendasikan dan menguatkan kualitas Anda.

Read more...

Scroll to top